Desa Taro, Tegallalang – Pemerintah Desa Taro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program percepatan penurunan stunting melalui kegiatan pendistribusian bantuan susu bagi balita stunting dalam rangka Program Nasional Tahun 2026. Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2026 di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar dengan melibatkan perangkat desa, kader kesehatan, serta pihak terkait lainnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi anak sejak usia dini, khususnya bagi balita yang terindikasi mengalami stunting. Bantuan yang disalurkan berupa susu nutrisi SGM Gain Optigrow yang diperuntukkan bagi anak-anak penerima manfaat yang telah terdata dan diverifikasi sebelumnya.

Berdasarkan daftar penerima bantuan, sebanyak 14 balita dari beberapa banjar di Desa Taro menerima bantuan masing-masing sebanyak 6 kotak susu, dengan total keseluruhan bantuan yang disalurkan mencapai 84 kotak susu SGM Gain Optigrow.
Adapun nama-nama penerima bantuan tersebut antara lain:
- I Wayan Arka Padma Widyanatha – Banjar Tatag – usia 58 bulan
- Ni Komang Cika Sri – Banjar Pisang Kaja – usia 54 bulan
- Kadek Budiarta Putra – Banjar Tebuana – usia 51 bulan
- I Komang Desbillo Bramasta – Banjar Taro Kelod – usia 49 bulan
- Ni Ketut Ariska Mas Kirana – Banjar Taro Kaja – usia 49 bulan
- Ni Made Ayu Lestari – Banjar Pakuseba – usia 46 bulan
- Komang Saskara Adi Putra – Banjar Taro Kaja – usia 48 bulan
- I Putu Devandra – Banjar Pakuseba – usia 42 bulan
- Putu Abinaya Sanjaya – Banjar Puakan – usia 33 bulan
- Ni Wayan Naomi Adelia Putri – Banjar Belong – usia 29 bulan
- Ni Made Rania – Banjar Belong – usia 26 bulan
- Wayan Bayu Juni – Banjar Tebuana – usia 31 bulan
- Dara Pradnya Suari – Banjar Tebuana – usia 23 bulan
- Ny Adinata Anugraha – Banjar Taro Kelod – usia 24 bulan

Kegiatan pendistribusian bantuan berjalan dengan tertib dan lancar. Para penerima ataupun keluarga penerima manfaat hadir secara langsung untuk menerima bantuan serta melakukan penandatanganan daftar penerimaan sebagai bentuk administrasi dan pertanggungjawaban program.
Pemerintah Desa Taro menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan perhatian serius dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Stunting bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik anak yang mengalami gangguan pertumbuhan, namun juga berpengaruh terhadap perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Melalui program bantuan susu ini, diharapkan kebutuhan nutrisi anak-anak penerima manfaat dapat terpenuhi dengan lebih baik sehingga mampu menunjang pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal. Selain itu, Pemerintah Desa Taro juga terus mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan bergizi, sanitasi lingkungan yang sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta peran aktif keluarga dalam pengasuhan anak.
Program ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, kader Posyandu, serta masyarakat dalam mendukung target nasional percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Pemerintah Desa Taro berharap melalui langkah-langkah nyata seperti ini, generasi muda Desa Taro dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berkualitas demi mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Cegah stunting sejak dini untuk mewujudkan generasi Desa Taro yang sehat, cerdas, dan unggul.”